Dilansirdari UNAIR news, hasil Survei Kesehatan Siswa berbasis Sekolah Global tahun 2015 menunjukkan bahwa 24,1% remaja pria dan 17,4% remaja wanita telah mengalami intimidasi. Hasil riset ini menujukkan angka tinggi korban bullying (19,9%) terjadi pada kalangan remaja di sekolah. 7. Kecanduan Gadget Pergaulanbebas juga dapat didefinisikan sebagai melencengnya pergaulan seseorang dari pergaulan yang benar , pergaulan liar. Cara mengatasi masalah pergaulan bebas 1. Pentingnya kasih sayang dan perhatian yang cukup dari orang tua dalam hal dan keadaan apapun. 2. Pengawasan dari orang tua yang tidak mengekang. Umumnyapertumbuhan ini terjadi pada remaja laki-laki yang Saatini, tingkat ketergantungan remaja terhadap media sosial begitu tinggi. Mereka begitu dekat dengan smartphone yang hampir 24 jam berada di tangan mereka dan sibuk berselancar di dunia online yang seakan tidak pernah berhenti. Sekolah Tinggi Sandi Negara (STSN) bersama Yahoo! sudah melakukan riset tentang penggunaan internet di kalangan . Media sosial yang menjadi aplikasi wajib pada zaman modern. Credits to internet sudah tidak asing lagi dalam kehidupan manusia. Popularitas internet terus berkembang setiap saat seiring dengan teknologi. Berdasarkan Badan Pusat Statistik, pengguna internet di Bandung mencapai 96,65 persen pada bulan Agustus 2020. Hal ini menunjukkan bahwa internet menjadi salah satu ketergantungan masyarakat Indonesia. Namun seringkali informasi yang dimuat tidak akurat, seperti hoax. Kepala Polda NTT, Irjen Polisi Agung Sabar Santoso menyatakan bahwa ada sekitar situs di Indonesia menyebarkan informasi palsu dalamnya pada tahun 2017. Jumlah pengguna internet terus meningkat seiring berkembangnya zaman, termasuk remaja yang memiliki rasa ingin tahu yang besar dan mudah terpengaruh oleh hal yang terjadi di lingkungannya. Remaja harus memiliki tanggung jawab besar terhadap perilaku dirinya baik dalam dunia nyata maupun maya. Remaja harus menerapkan penggunaan internet secara bijak guna masa depan generasi muda yang teknologi membawa pembaharuan terus menerus terutama pada internet. “Sebagai generasi muda yang hidup di era keterbukaan informasi seperti sekarang ini, sangat perlu menyesuaikan diri agar bisa mengikuti perkembangan zaman. Namun perkembangan teknologi informasi harus bisa disikapi dengan baik, karena akan membawa dampak yang luar biasa. Dengan adanya internet seolah-olah kita diberi kemudahan dalam berbagai hal dengan sekali sentuh saja,” ujar Drs. Gati Setiti, selaku Asisten 1 Sekda Kota Salatiga. Pada zaman modern, siapa pun dapat mengakses segala informasi maupun aktivitas melalui internet. Media sosial termasuk salah satu wadah informasi. Siapa pun dapat mengungkapkan apa yang ingin mereka beritakan dalam media sosial. Tidak hanya itu, media sosial juga memiliki peran untuk memberikan kesempatan untuk berinteraksi dengan orang yang memiliki adat dan budaya yang berbeda. Tetapi dunia internet tidak terlepas dari iklan yang bernuansa negatif, seperti pornografi yang bisa menyebabkan remaja terjerumus dan kecanduan dengan hal memiliki tiga motivasi utama untuk mengakses internet, yaitu untuk mencari informasi, berinteraksi dengan orang lain, dan untuk hiburan. Sekolah seringkali memberikan tugas yang mendorong remaja untuk menggunakan internet yang terkadang diselang dengan konten hiburan untuk tetap menjaga motivasi belajar. Hal ini menjadi langkah yang tepat untuk meningkatkan pemanfaatan internet sebagai sarana pendidikan. Orang tua memiliki peran untuk mendidik dan mengawasi anaknya dalam menggunakan internet secara bijak serta terlibat dalamnya. Seorang remaja yang tidak sengaja membuka situs terlarang sebaiknya ditegur tanpa amarah, dibina, dan dibimbing alasan teguran tersebut. Untuk meminimalkan pembukaan situs terlarang, dibutuhkan campur tangan pemerintah. Diperlukan peningkatan keamanan konten, seperti penggunaan VPN Virtual Private Network saat browsing untuk menghindari kebocoran data pribadi, sehingga dunia maya dapat menjadi ruang yang aman dan positif bagi remaja untuk tumbuh dan teknologi saat ini sangat mendukung sistem sekolah dan kuliah secara daring. Internet memberikan kesempatan pada semua orang untuk mengikuti proses pembelajaran. Semua orang dapat mengakses segala informasi dengan mudah. Tugas – tugas yang diberikan lebih kreatif dan luas. Namun, dengan diterapkannya sistem sekolah secara daring, terlihat bahwa pembelajaran justru tidak efektif. Guru yang mengajar seakan tidak diacuhkan oleh murid karena situasi pandemi yang sedang terjadi membebankan murid dan membuat pengalaman sekolah terasa membosankan sehingga berdampak pada kualitas pendidikan yang diperoleh. Sebagai contoh, ketika seorang guru sedang menerangkan sesuatu, terkadang ada beberapa murid yang terus menunduk dan tidak memperhatikan materi yang diberikan. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar murid, terutama remaja, telah candu terhadap internet sehingga mereka tidak bisa lepas dari perangkat digital yang selalu tersambung ke internet. “Kaum muda selalu tertarik untuk belajar hal–hal baru, namun terkadang mereka tidak menyadari risiko yang dapat ditimbulkan.” ujar Angela Kearney, selaku Wakil Indonesia dalam berkembangnya teknologi, internet menjadi kebutuhan manusia. Internet yang penuh dengan informasi perlu diperhatikan juga penggunaannya. Para remaja yang sedang melewati pubertas akan mudah terpengaruh oleh perkataan dan tindakan yang dilihat atau dirasakan. Media sosial memberikan kesempatan bagi semua orang untuk mengutarakan pendapatnya. Seringkali media sosial dipenuhi dengan hoax dan kekerasan yang lepas kendali keamanan sistem. Remaja lepas kendali karena mengunggah atau melihat sesuatu yang tidak layak sehingga mendapatkan hujatan dari masyarakat, mengakibatkan mereka menjadi remaja yang suka kekerasan. Maka dari itu, untuk menghindari hal tersebut, diperlukan kehadiran orang tua untuk selalu mengawasi dan membimbing anaknya untuk selalu bijak dalam menggunakan internet. Pemerintah dapat memberikan seminar atau mata pelajaran wajib baru pada remaja mengenai penggunaan internet secara bijak sehingga mereka dapat bertumbuh dan berkreasi secara I. S. 2020, Januari 21. Ini Pentingnya Orangtua Perlu Batasi Penggunaan Media Sosial Anak. Diakses dari Kompas C. 2020, Maret 11. Bijak Dalam Menggunakan Internet. Diakses dari SMK Yadika Manado 2018, Maret 12. Generasi Muda Dituntut Bermedsos Dengan Bijak. Diakses dari Pemerintah Kota Salatiga A. 2017, Desember 13. Ada Situs Penyebar Hoax di Indonesia. Diakses dari Kementrian Komunikasi Dan Informatika Republik Indonesia

remaja saat ini tumbuh di zaman internet